Kab Bekasi//Exposeperistiwa.com - Kontestasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Kabupaten Bekasi mulai memasuki tahapan politik yang semakin dinamis. Di Desa Karangreja Kecamatan Pebayuran nama petahana H. MIDI EDYS mulai kembali mencuat setelah menyatakan kesiapannya untuk melanjutkan pengabdian sebagai calon kepala desa.
H. MIDI EDYS yang akrab disapa Abah MIDI menyampaikan kesiapannya untuk kembali maju dalam pemilihan Kepala Desa Karangreja periode 2026-2034. Pernyataan tersebut disampaikannya kepada awak media, Rabu (02/9/2026).
Menurut H. MIDI , keputusan untuk kembali mencalonkan diri bukan semata-mata karena keinginan pribadi. Ia mengaku mendapat dorongan dari masyarakat serta dukungan dari berbagai kalangan yang berharap sejumlah program pembangunan desa yang dinilai belum sepenuhnya tuntas dapat dilanjutkan.
“Insyaallah kalau kembali dipercaya menjadi kepala desa, saya ingin menuntaskan program-program yang masih tertunda,” ujar H.Midi
Ia menyebut sejumlah sektor yang akan menjadi perhatian apabila kembali mendapatkan amanah dari masyarakat. Di antaranya program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu), sarana pendidikan, serta pembangunan dan penguatan sektor pertanian.
Pernyataan H.Midi untuk melanjutkan program pembangunan tentu akan menjadi bagian penting dalam perdebatan publik menjelang Pilkades Karangreja Namun, keinginan melanjutkan kepemimpinan idealnya tidak berhenti pada slogan atau janji politik.
Masyarakat memiliki ruang untuk menilai sejauh mana program pada periode sebelumnya telah direalisasikan, program mana yang masih tertunda, serta apa penyebab keterlambatannya.
Hal tersebut penting agar agenda pembangunan Desa Karangreja ke depan memiliki target yang jelas, terukur, transparan, dan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.
Terlebih, pembangunan desa tidak hanya menyangkut pembangunan fisik. Persoalan pelayanan publik, pemberdayaan masyarakat, pendidikan, ketahanan ekonomi warga, pertanian, hingga transparansi pengelolaan anggaran desa juga menjadi aspek penting yang perlu mendapat perhatian.
Program Rutilahu menjadi salah satu sektor yang disebut H.Midi EDYS sebagai prioritas. Program tersebut memiliki arti penting bagi masyarakat karena berkaitan langsung dengan kondisi tempat tinggal warga.
Namun, pelaksanaannya perlu dilakukan secara transparan dan berdasarkan data penerima yang jelas agar bantuan benar-benar diterima warga yang memenuhi kriteria.
Begitu pula sektor pendidikan. Ketersediaan sarana pendidikan yang memadai merupakan bagian penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di tingkat desa. Karena itu, kebutuhan fasilitas pendidikan perlu dipetakan berdasarkan kondisi riil di lapangan dan skala prioritas.
Sementara sektor pertanian juga menjadi perhatian tersendiri. Desa karangreja sebagai bagian dari Kecamatan Pebayuran berada dalam wilayah yang memiliki aktivitas pertanian. Pemerintah desa dituntut tidak hanya membangun infrastruktur pertanian, tetapi juga mendorong produktivitas, akses petani terhadap sarana produksi, pengelolaan irigasi, serta penguatan ekonomi petani.
Sebagai petahana, H.Midi EDYS tentu memiliki modal pengalaman dalam memimpin pemerintahan Desa Karangreja Data Pemerintah Kabupaten Bekasi mencatat H.Midi EDYS sebagai Kepala Desa Karangreja dalam data Kecamatan Pebayuran tahun 2026
H.Midi Edys menyatakan kesiapannya kembali maju dan meminta dukungan masyarakat untuk melanjutkan pengabdian di Desa Karangreja tutupnya
Reporter Media Exposeperistiwa
SRI AMANDA
