![]() |
| Fhoto : Ist |
![]() |
| Fhoto : Ist |
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari masyarakat di sekitar lokasi, api diduga pertama kali muncul dari tumpukan sampah dan pepohonan yang mengering di salah satu lorong kawasan Kampung Ruli Pantai Stres.
Kobaran api dengan cepat membesar sehingga warga yang berada di sekitar lokasi berusaha menyelamatkan diri dan mengantisipasi agar api tidak menjalar ke rumah-rumah lainnya. Warga kemudian segera menghubungi petugas pemadam kebakaran (Damkar) untuk meminta bantuan.
Petugas Damkar yang menerima laporan langsung bergerak menuju lokasi. Proses pemadaman dilakukan dengan cepat mengingat api telah membesar dan berada cukup dekat dengan sejumlah rumah warga.
Situasi semakin mengkhawatirkan karena lokasi kebakaran berada tidak jauh dari kawasan pertokoan dan pergudangan. Jarak sejumlah bangunan yang relatif berdekatan, serta hanya dibatasi pagar tembok, membuat warga khawatir kobaran api dapat meluas dan menimbulkan dampak lebih besar.
Petugas Damkar berjibaku melakukan pemadaman dan berupaya melokalisasi kobaran api agar tidak merembet ke permukiman maupun bangunan usaha di sekitar lokasi.
Warga juga tampak berjaga di sekitar lokasi sambil menunggu proses pemadaman selesai. Kecepatan petugas dalam merespons laporan menjadi hal penting untuk mencegah kobaran api menjalar ke bangunan lainnya.
Hingga berita ini ditulis, penyebab pasti kebakaran masih belum dapat dipastikan. Dugaan awal api berasal dari tumpukan sampah dan pepohonan kering masih berdasarkan keterangan masyarakat dan belum mendapat konfirmasi resmi dari pihak berwenang.
Sementara itu, jumlah rumah yang terdampak serta besaran kerugian akibat kebakaran masih dalam pendataan. Informasi lebih lanjut terkait penyebab kebakaran, korban maupun kerugian diharapkan dapat disampaikan oleh pihak berwenang setelah proses penanganan dan pendataan di lokasi selesai.
Informasi dalam berita ini berdasarkan keterangan awal masyarakat di lokasi. Detail mengenai penyebab, jumlah bangunan terdampak, korban, dan kerugian menunggu keterangan resmi dari pihak berwenang. (Red)


