Sopir Online Ditemukan Tewas Kaki Terikat di Kebun Tebu, Jatanras Polda Sumut Amankan 2 Tersangka Sopir Online Ditemukan Tewas Kaki Terikat di Kebun Tebu, Jatanras Polda Sumut Amankan 2 Tersangka

Sopir Online Ditemukan Tewas Kaki Terikat di Kebun Tebu, Jatanras Polda Sumut Amankan 2 Tersangka

DELI SERDANG//EXPOSEPERISTIWA.COM - Kasus hilangnya Riyan Alamsyah (25), seorang pengemudi taksi online, akhirnya menemui titik terang. Korban ditemukan meninggal dunia dalam kondisi mengenaskan dengan kaki terikat di sebuah perkebunan tebu di Desa Bulu Cina, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, pada Kamis (13/8/2026).

Jasad korban pertama kali ditemukan oleh warga yang sedang mencari rumput pakan ternak. Saat dievakuasi, RiyanWA.COM terlihat mengenakan celana pendek biru dan kaus putih. Kondisi tubuh korban menunjukkan adanya luka memar di wajah dan badan, serta bekas jeratan di leher, yang mengindikasikan adanya tindak kekerasan sebelum kematian.

Jejak Digital dan Pencarian Keluarga

Sebelum ditemukan, keluarga sempat dibuat cemas karena Riyan tidak dapat dihubungi sejak meninggalkan rumah di Medan Helvetia pada pukul 02.00 WIB untuk mengambil orderan. Iqbaal Mudhawar (29), kakak korban, menuturkan bahwa mereka melacak keberadaan Riyan melalui sinyal GPS dari dua ponsel miliknya (Android dan iPhone).

Pelacakan awal mengarah ke kawasan Pekan Labuhan, kemudian bergeser ke area Belawan. "Kami menyisir kawasan Belawan hingga malam, namun nihil hasil. Ternyata, kabar duka datang bahwa ia ditemukan di Hamparan Perak," ujar Iqbaal.

Selain nyawa, keluarga juga kehilangan satu unit mobil Daihatsu Ayla putih (BK 1740 ADR) dan kedua ponsel korban.

Jatanras Polda Sumut Gerak Cepat

Perkembangan signifikan terjadi pada Jumat (14/8/2026). Tim Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Dit Reskrimum) Polda Sumatera Utara berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga kuat terlibat dalam kasus ini.

Kedua tersangka diamankan saat hendak melarikan diri menggunakan mobil berwarna kuning di kawasan Pulo Brayan. Dalam proses penangkapan, salah satu tersangka melakukan perlawanan sehingga mendapat tindakan tegas dan terukur, serta harus menjalani perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara Medan.

Petugas juga berhasil menemukan mobil milik korban yang sebelumnya hilang. Kendaraan tersebut diduga hendak dibawa untuk dijual ke pihak lain. Salah satu tersangka terlihat digiring ke gedung Dit Reskrimum Polda Sumut untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Hingga berita ini diturunkan, Polda Sumut belum merilis identitas lengkap tersangka maupun motif pembunuhan secara resmi. Masyarakat diimbau untuk tidak berspekulasi liar dan menunggu keterangan resmi dari kepolisian demi kelancaran penyidikan.
 (Warianto)
Lebih baru Lebih lama