BATAM//LIDIKPERISTIWA.COM - Pada hari Selasa sekitar jam 16:30 korban AK bersama 2 orang rekanya datang ke cafe Sumatra kopi yang berada di sungai panas depan pom bensin sungai panas Selasa (28/7/2026)
Sesampai nya di sana AK dan rekannya pesan makan dan minuman.
Setelah selesai AK hendak balik kekantor LBH gold dragon yang berada di Sukajadi tiba tiba ada yang mengetuk mobilnya sambil berkata parkir, AK menjawab oh parkir, setau saya di sini tidak ada parkir sejak kapan di sini ada parkir resmi.
Pelaku Arif menjawab sudah 2 th aku disini, tau kau oknum anggota yg yang pegang, parkir kalau kau ngak mau bayar parkir jangan tutup pintu kau kupecahkan mobil kau babi kau sambil menunjuk nunjuk muka AK.
Seketika itu AK mengambil Henpon dan memvidiokan pelaku Arif dan berkata kau pungli ya kalau kau parkir mana baju dan karcismu di situlah Arif merampas menarik dan menepuk henpon Ak sampai terjatuh.
Tanpa pikir panjang Ak langung ke Polsek Batam kota dan melaporkan kejadian
Saat itu juga AK dan dua Buser Polsek Batam kota menuju lokasi.
Sesampainya di lokasi bertemu pelaku Arif, dan Buser meminta pelaku Arif untuk masuk ke mobil kita bicarakan baik baik di kantor kata petugas kepolisian, "namun direspon pelaku Arif dengan melawan dan tidak mau ikut arahan Petugas Polisi,"
Sehingga di paksa untuk masuk kedalam mobil untuk di bawa kekantor sampai sampai pelaku Arif di tangani kepolisian untuk penyelidikan selanjutnya.
Sikap petugas kepolisian yang datang dengan sigap melayani masyarakat, berhubung karena petugas parkir di lihat secara pisilogi kurang normal maka pihak kepolisian bertorenasi makmulimi ke jiwaan tukang parkir yang bisikap arogan tersebut.
Dengan secara paksa akhirnya masuk kedalam mobil dan pelaku Arif di bawa ke Polsek Batam kota.
Sesampainya di Batam kota berapa pertanyaan di lontarkan polisi , kau kerja dimana,pelaku Arif menjawab di Sumatra Kopi kenapa kau parkir, aku di suruh bos parkir jawab Arif.
Siapa yang nyuruh mu, yang nyuruh boss, Abang tau kan boss aku kata Arif ke polisi, sudah kau keluar duduk di ujung itu tegaskan polisi terhadap Arif selaku mengalu penjaga parkir di Kafe Sumatra Kopi.
Tak lama kemudian datang dua orang teman pelaku Arif mengatas namakan utusan dari Sumatra kopi, AN sebagai menejer di Sumatra Kopi, dikarenakan boss tidak bisa hadir maka AN yang mengantikan.
AN meminta maaf kepada AK atas terjadinya insiden tersebut, namun AK mengatakan yang sebenarnya seharusnya minta maaf itu bukan saya tapi pelaku Arif, "ujar AK.
Tiba tiba pihak polisi bilang udah saling memaafkan saja, kami sebagai pengayom masyarakat sudah menengahi persoalan hal kalian ini.
AK mengambil sikap ucapkan terimakasih kepada pihak kepolisian dan langsung tinggal kan kantor Polsek Batam Kota ucap tutup AK. (Red)
