Pertemuan tersebut bertujuan mempererat sinergi antara Lapas dan media dalam menyampaikan informasi yang akurat, berimbang, dan transparan kepada masyarakat.
kepala pengamanan lembaga kemasyarakatan (KPLP)(Pak Andre), bahwa media memiliki peran penting sebagai mitra strategis dalam menyebarluaskan berbagai program pembinaan, pelayanan, serta perkembangan yang terjadi di lingkungan pemasyarakatan.
Selain membahas penguatan kerja sama dengan media, pertemuan tersebut juga membahas persiapan pemberian remisi umum bagi warga binaan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81.
Pihak Lapas menjelaskan bahwa proses usulan remisi sedang dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku.
Remisi hanya diberikan kepada warga binaan yang memenuhi persyaratan administratif dan substantif, seperti berkelakuan baik, aktif mengikuti program pembinaan, serta telah menjalani masa pidana sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Insan pers yang hadir menyambut baik langkah Lapas dalam membangun komunikasi yang terbuka.
Mereka berharap koordinasi dan akses informasi dapat terus ditingkatkan sehingga pemberitaan mengenai pemasyarakatan dapat tersaji secara objektif, akurat, dan edukatif.
Melalui sinergi yang semakin erat antara Lapas dan media, diharapkan tercipta keterbukaan informasi publik sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pelaksanaan sistem pemasyarakatan, terutama menjelang peringatan HUT RI ke-81.(Red*)
