![]() |
| Tampak dalam dan beberapa orang main judi |
BATAM //EXPOSEPERISTIWA — Setelah mencuatnya laporan keresahan masyarakat terkait maraknya aktivitas gelper yang diduga menjadi arena perjudian di Batam/wilayah Dapur 12 Kelurahan sei binti, kecamatan : sagulung, situasi di lapangan menunjukkan fakta yang semakin memprihatinkan. Meski pernyataan tegas sebelumnya telah dilontarkan oleh Camat Sagulung mengenai rencana penutupan, hingga berita ini diturunkan sejumlah gelper masih terus beroperasi tanpa menunjukkan tanda-tanda penghentian. 30 Nov 2025.
![]() |
| Lokasi gelper abu-abu |
Kondisi ini memicu gelombang kekecewaan baru dari masyarakat, yang menilai penindakan di lapangan berjalan lambat dan tidak sebanding dengan dampak sosial yang terus ditimbulkan.Warga: Pernyataan Tegas Tidak Cukup ,Kami Butuh Tindakan
Sejumlah warga dari kawasan Dapur 12, Kecamatan Sagulung kembali menyuarakan kegelisahan mereka. Mereka menilai aktivitas gelper justru semakin ramai pada malam hari dan berlangsung seolah tanpa hambatan.
Sudah beberapa hari pemberitaan keluar, tapi gelper itu tetap buka. Tidak ada penertiban di lapangan." Apa aparat penegak hukum, tidak membaca keluhan kami?” ujar salah satu warga dengan nada kecewa.
Masyarakat juga mempertanyakan komitmen aparat terkait, karena keberadaan gelper dinilai sudah bukan lagi sekadar mengganggu kenyamanan, tetapi turut memicu masalah sosial yang lebih besar.Jika Tidak Ada Tindakan, Ini Bukan Sekadar Pembiaran, Tapi Kegagalan Penegakan hukum,terkait lambannya penanganan.
Jika setelah laporan masyarakat dan pemberitaan yang luas ini gelper tetap beroperasi, maka ini jelas bukan hanya pembiaran ,ini sudah menunjukkan lemahnya penegakan hukum di wilayah Polsek sagulung tersebut.”
Tokoh masyarakat setempat menyoroti, bahwa gelper sering kali beroperasi dengan pola yang sama: terang-terangan, ramai pengunjung, dan tanpa rasa takut terhadap aparat. Ia menilai ada sesuatu yang sangat janggal jika aktivitas seperti ini tidak segera dihentikan.
Apalagi Instruksi Kapolri tentang pemberantasan perjudian tidak boleh ditawar. Bila di Batam instruksi ini tidak berjalan, maka perlu dievaluasi serius terhadap pihak yang bertanggung jawab.” tegasnya.
Tokoh wilayah sagulung, juga kembali menyinggung informasi yang berkembang soal dugaan keterlibatan oknum berbaju loreng dalam pengelolaan gelper di wilayahnya (Sagulung )
Jika benar ada oknum-oknum tertentu di belakang ini, maka justru itu alasan utama penertiban harus lebih cepat. Negara tidak boleh kalah oleh Oknum.”
Dalam pernyataan resminya", Tokoh mayarakat setempat : mendesak Polsek Sagulung dan Polresta Barelang supaya membentuk Tim Terpadu untuk melakukan langkah konkret dalam waktu dekat untuk Segera menutup semua gelper yang ada di wilayah sagulung.
Kami akan segera melayangkan laporan resmi ke Kapolda Kepri bila gelper ini tidak ditutup. Penanganan lambat hanya akan memperkuat dugaan bahwa ada pihak yang melindungi kegiatan tersebut.”
Ia juga menegaskan bahwa tidak ada alasan bagi aparat untuk menunda penindakan, terlebih ketika keresahan warga sudah disampaikan secara terbuka dan jelas. Gelombang Ketidakpercayaan Publik Mulai Terasa.
Situasi ini juga mulai memunculkan ketidakpercayaan publik terhadap penegakan hukum polsek setempat. Sejumlah tokoh masyarakat Sagulung menilai bahwa lambatnya tindakan aparat dapat berdampak buruk bagi citra Kota Batam sebagai kota yang aman, tertib, dan condong pada investasi.
Jika perjudian bisa beroperasi seenaknya, lantas bagaimana masyarakat mau percaya pada keamanan lingkungan mereka?” tegas seorang tokoh yang enggan disebutkan namanya.Kami akan turun ke lapangan. Jika perlu kami dokumentasikan seluruh aktivitasnya dan meminta Kapolda turun tangan langsung,” ujarnya
Publik Menunggu Gerakan Nyata, Bukan Janji.Sementara aktivitas gelper masih berlanjut, masyarakat hanya memiliki satu harapan: tindakan nyata, bukan sebatas pernyataan. Situasi ini kini menjadi ujian bagi semua aparat penegak hukum di Batam — apakah mereka akan bergerak, atau membiarkan keresahan warga terus berkembang menjadi ketidakpercayaan total. ( Red )


